Rekonstruksi iklim purba batupasir kuarsa formasi gading berumur oligosen di tangkit serdang, tanggamus, lampung

Authors

  • E Yanti
  • D Novitasari
  • MR Saputra
  • BV Purba
  • DM Syahputra
  • AJ Widiatama

Keywords:

Formasi Gading, Oligosen, Iklim purba, Asal batuan, Batupasir kuarsa

Abstract

Pulau Sumatra telah terbentuk dari berbagai lempeng tektonik dan iklim yang berbeda, termasuk iklim selama pembentukan formasi-formasi yang menyusun Pulau Sumatra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui iklim purba saat pembentukan batupasir kuarsa Formasi Gading selama masa Oligosen. Penelitian ini menggunakan metode penampang startigrafi terukur sebagai metode pengambilan data lapangan. Metode petrografi digunakan untuk mengamati karakteristik komponen penyusun batupasir. Metode point counting digunakan untuk menghitung kelimpahan komponen penyusun batupasir. Kelimpahan komponen penyusun, khususnya kuarsa, feldspar, dan litik, ini digunakan untuk penentuan nama batupasir, iklim purba, dan asal batuan. Batupasir pada daerah penelitian terdiri dari lithic arenite, sublitharenite, dan lithic greywacke. Asal batuan merupakan batuan metamorf yang berasal dari recycled orogenic dan batuan plutonik yang berasal dari craton interior. Tatanan tektonik ini berkaitan dengan keberadaan Sesar Sumatra. Iklim purba saat pembentukan batupasir kuarsa Formasi Gading selama masa Oligosen adalah iklim semiarid hingga humid.

Published

2021-12-14

Issue

Section

Articles