Pengaruh Penambahan Blowing Agent pada Pembuatan Biofoam Berbasis Pati Sorgum dengan Metode Cross-Linking
Abstract
Biofoam atau Biodegradable foam adalah kemasan ramah lingkungan pengganti styrofoam yang berbahan dasar pati dan polivinil alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan blowing agent pada pembuatan biofoam berbasis pati sorgum dengan metode Cross-Linking. Variabel yang digunakan yaitu konsentrasi blowing agent 0%, 10%, 12%, 15%, dan 18% w/w dari pati sorgum. Pada biofoam dilakukan uji sifat fisik yaitu densitas, daya serap air, uji biodegradasi untuk mengetahui waktu terurai biofoam di dalam tanah, dan uji FTIR untuk mengetahui gugus fungsi yang terdapat dalam biofoam dan uji sifat mekanik yaitu kuat tekan. Hasil biofoam terbaik yaitu biofoam dengan penambahan blowing agent sebesar 10% dengan nilai densitas sebesar 0,661 gr/cm3, daya serap air sebesar 23,26%, biodegradasi selama 30 hari sebesar 73,585%, dan kuat tekan sebesar 0,192 MPa.
