Smart Aquaculture: Implementasi Sistem Internet of Things untuk Monitoring dan Kontrol Otomatis Budidaya Tambak Udang
Keywords:
Smart Aquaculture, Internet of Things, Monitoring, Tambak Udang, UsabilityAbstract
Budidaya udang merupakan sektor strategis yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan, seperti pemantauan kualitas air kolam dan pemberian pakan yang masih dilakukan secara manual. Penelitian ini mengimplementasikan sistem Smart Aquaculture berbasis Internet of Things (IoT) untuk monitoring dan kontrol otomatis pada tambak udang (Studi Kasus: CV Sebalang Berkah). Sistem dirancang dengan arsitektur tiga lapisan, menggunakan modul ESP32 sebagai gateway, layanan backend Google Firebase, dan antarmuka pengguna berbasis website yang dikembangkan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Sistem website memungkinkan visualisasi data real-time, pengaturan threshold otomatis, dan kontrol terhadap aktuator seperti pelontar pakan dan kincir air. Evaluasi kinerja sistem difokuskan pada perbandingan hasil Pengujian Hardware dan Pengujian Software. Hasil verifikasi sensor menunjukkan akurasi tinggi dengan nilai error rata-rata di bawah 2% untuk semua parameter, mengonfirmasi keandalan data. Pengujian fungsionalitas (Black Box) mencapai 100% keberhasilan pada semua fitur kontrol otomatis dan monitoring, menegaskan validitas integrasi hardware-software. Selanjutnya, pengujian Usability menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor tinggi 85.5, menempatkan sistem dalam kategori ‘Acceptable’ (Grade A-). Hasil ini menunjukkan bahwa sistem IoT yang dikembangkan terbukti andal, efektif, dan mudah digunakan, memberikan solusi matang dan terintegrasi untuk mengoptimalkan efisiensi dan keberlanjutan budidaya udang modern.
