Analisis pola perjalanan kereta api studi kasus pengembangan jalur ganda Gedebage - Cicalengka

Authors

  • AM Siregar*
  • I Kustiani
  • R Widyawati
  • A Purba

Abstract

Pengembangan jalur KA (KA) memiliki peran strategis mewujudkan, memperkukuh, dan memantapkan ketahanan nasional.  Oleh sebab itu pengembangan jalur ganda Jalur KA Gedebage-Cicalengka membutuhkan analisis teknis yang seksama, salah satunya dari sisi aspek Kajian Pola Operasi KA agar pola operasinya dapat seefisien dan seefektif mungkin.  Kajian Pola Operasi KA dilakukan melalui survei lapangan dan survei instansional untuk mendapatkan data primer maupun data sekunder yang digunakan sebagai dasar kajian pola operasi jalur ganda KA Gedebage – Cicalengka.  Poin utama yang dimasukkan dalam analisis konsep operasi KA ini adalah jumlah perjalanan KA per hari, panjang kereta, kecepatan maksimum, lokasi stasiun, fungsi stasiun, jenis dan kategori stasiun, jenis dan aktivitas stasiun, kapasitas jalur, dan tata letak stasiun.  Hasil penelitian berupa rancangan pola operasi jalur ganda Jalur KA Gedebage-Cicalengka, dengan rasio konflik < 1 untuk semua stasiun di jalur ini.

Hasil analisis kajian pola operasi pada lintas Gedebage – Cicalengka menunjukkan bahwa dengan adanya rencana penambahan frekeuensi kereta api dan pembangunan jalur ganda, akan terjadi peningkatan headway rata – rata dari 9,5 menjadi 11. Manfaat lain yang dihasilkan dengan adanya pembangunan jalur ganda akan meningkatkan kapasitas lintas sebesar 200% dari rerata 96,5 menjadi 193,5. Rencana posisi pembangunan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi optimasi pola opersai KA jalur rencana pengembangan jalur ganda Gedebage – Cicalengkat oleh pihak terkait.  

Author Biography

AM Siregar*

*Penulis korespondensi (amrilmaruf85@eng.unila.ac.id)

Jurusan Teknik Sipil, Universitas Lampung, Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro, Bandar Lampung 35145

Downloads

Published

2021-03-03

Issue

Section

Articles